Abstract :
Jalan Raya Serpong Ruas Muncul ? Gunung Sindur merupakan jalan provinsi menurut statusnya, jalan kolektor sekunder menurut fungsinya, dan jalan kelas IIIA menurut beban muatan sumbunya. Jalan tersebut sudah mengalami kerusakan sejak dua tahun yang lalu namun belum kunjung ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan berdasarkan metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Bina Marga serta perbandingan penanganannya berdasarkan kedua metode tersebut. Pada penelitian ini, penanganan yang digunakan yaitu pemeliharaan rutin mengacu pada metode perbaikan standar Bina Marga 2011, pemeliharaan berkala dengan lapis tambah dengan metode ASSHTO 1993, dan rekonstruksi. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 11 jenis kerusakan diantaranya lubang, retak refleksi sambungan, retak memanjang, retak melintang, retak pinggir, ambles, tonjolan kecil pada permukaan, tambalan, pelepasan butir, pengausan, dan kegemukan. Untuk perbandingan penanganannya pada pemeliharaan rutin kode perbaikan P3-P6 dengan metode PCI tidak terdapat segmen 16 dan 18 sedangkan dengan metode Bina Marga terdapat kedua segmen tersebut, pada pemeliharaan berkala berupa overlay tebal 4 cm dengan metode PCI terdapat segmen 16 dan 18 sedangkan dengan metode Bina Marga tidak terdapat kedua segmen tersebut melainkan terdapat segmen 17, dan rekonstruksi dengan metode PCI terdapat segmen 17 sedangkan dengan metode Bina Marga tidak terdapat pada segmen mana pun.