Abstract :
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau Lupus merupakan penyakit kronik dimana
organ dan sel mengalami kerusakan akibat tissue binding autoantibody, yaitu yang
dapat menimbulkan peradangan dan menyerang berbagai sistem organ tubuh. Dampak
fisik dari Lupus tidak hanya mempengaruhi fisik dan psikologis Odapus, namun juga
mempengaruhi interaksinya dengan orang lain. Hal ini erat kaitannya dengan citra
tubuh (body image) Odapus. Citra tubuh dapat memicu pandangan yang negatif pada
para penderitanya, terutama pada remaja perempuan karena penyakit yang diderita
berdampak pada perubahan penampilan fisik Odapus. Metodologi kuantitatif
merupakan cara yang dilakukan untuk meneliti penelitian ini. Batasan sampel penelitian
ini adalah remaja yang berusia 13-21 tahun dengan minimal tingkat pendidikan sekolah
menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan tingkat universitas.
Karakteristik lainnya yaitu remaja Odapus sudah mengidap penyakit lupus berapa lama
yang dapat dilihat dengan jelas. Data yang diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil
penelitian ini menyatakan bahwa terdapat mean tertinggi 26,34 yang menunjukkan
remaja Odapus usia 16-18 tahun memiliki body image negatif. Terdapat juga mean
tertinggi 27,73 berdasarkan tingkat pendidikan kuliah dan SMA yang menunjukkan
hasil body image negatif. Serta remaja Odapus yang mengidap penyakit Lupus kurang
dari satu tahun terbukti memiliki body image negatif dengan hasil skor mean tertinggi
25,91.
Kata Kunci: Kuantitatif, Statistik Deskriptif, Systemic Lupus Erythematosus, Lupus,
Body Image, Remaja