Abstract :
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan bertujuan untuk menganalisa pengaruh komisaris independen, kepemilikan institusional, dan relaksasi pajak terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi dengan pengambilan sampel menggunakann purposive sampling sebanyak 51 perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dengan periode tahun 2017-2020. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah komisaris independen, kepemilikan institusional, dan relaksasi pajak, sedangkan variabel dependen adalah kinerja keuangan. Analisis data dilakukan dengan model regresi linear berganda. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi menunjukan bahwa komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dan relaksasi pajak tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.