Abstract :
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) merupakan hasil dari program kerja Kota Layak Anak yang dicetuskan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2015. RPTRA dibangun di kawasan perumahan padat penduduk dengan tujuan agar masyarakat dapat menggunakan dan merasakan manfaatnya secara langsung. Pembangunan RPTRA ditujukan kepada anak ? anak agar memiliki tempat yang aman bagi mereka untuk beraktifitas. Program ? program kerja yang terdapat di
RPTRA dibuat untuk membantu perkembangan anak. RPTRA Bahari merupakan satu dari enam RPTRA yang dibangun pada tahap awal. RPTRA Bahari dibangun menggunakan metode desain partisipatif FGD (Focus Group Disscussion). Dengan menggunakan metode desain partisipatif FGD dapat menghasilkan sebuah rancangan untuk mencapai tujuan bersama. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan metode kualitatif, di mana data dibagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang di dapat dari hasil survei lokasi, wawancara, dan kuesioner yang nantinya akan di analisis dengan data sekunder berupa literatur dari penelitian sebelumnya dan juga buku-buku yang menjelaskan beragam teori