DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Kinerja Area Jalinan dengan Metode HCM 2000 dan MKJI 1997
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Jaya Tangerang
Author
Muhammad, Bayazid Irfan
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2022-07-19 12:43:15 
Abstract :
Kota Tangerang Selatan merupakan kota otonom termuda yang terletak di provinsi Banten dengan laju pertumbuhan 3%, seiring dengan laju pertumbuhan yang meningkat maka akan mempengaruhi kepemilikan kendaraan maka frekuensi terjadinya konflik lalu lintas akan meningkat. Dibutuhkan kapasitas dan tingkat pelayanan yang memadai untuk mengurangi konflik lalu lintas pada suatu jalan, maka metode HCM 2000 dan MKJI 1997 dipakai untuk menganalisis suatu area weaving untuk menentukan kapasitas dan tingkat pelayanannya. Dari hasil analisis kapasitas dan tingkat pelayanan area weaving pada Jl. Cut Mutia II didapatkan hasil kapasitas yang ternyata belum bisa menampung volume puncak pada jam sibuk dan area weaving tersebut mendapatkan nilai F dengan kepadatan rata-rata 59 smp/km/lajur untuk metode HCM 2000 dan nilai D untuk metode MKJI 1997 dengan derajat kejenuhan rata-rata 0,80 dimana nilai tersebut diatas nilai ideal derajat kejenuhan MKJI 1997 yaitu 0,75. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kapasitas dan tingkat pelayanan berdasarkan metode HCM 2000 dan Metode MKJI 1997 area weaving tersebut masih perlu meningkatkan kinerjanya dengan memperpanjang dan memperlebar area tersebut. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Jaya Tangerang