Abstract :
Permasalahan parkir seringkali terjadi karena ruang parkir tersebut memakan sebagian badan jalan atau biasa disebut dengan parkir badan jalan (on-street). Lebar jalan yang terpakai untuk berjualan atau parkir tentu membuat kinerja jalan menurun karena tidak mampu menampung arus lalu lintas pada kawasan tertentu. Salah satu ruas jalan yang terdapat parkir badan jalan adalah ruas jalan pada kawasan Pasar Serpong yang lokasinya terdapat kegiatan pasar, layanan publik transportasi (stasiun), pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh parkir on-street terhadap kinerja lalu lintas pada lokasi tersebut. Data primer yang diambil meliputi karakteristik parkir, volume lalu lintas, hambatan samping, dan kecepatan kendaraan. Perhitungan kinerja lalu lintas menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Berdasarkan hasil penelitian didapat volume parkir parkir tertinggi terjadi hari minggu dan indeks parkir tertinggi sebesar 3,82. Kepadatan tertinggi sebesar 149,89 km/jam dengan kecepatan terendah sebesar 13,33 km/jam. Hal ini berdampak pada kinerja jalan yaitu kapasitas berkurang karena lebar jalan terpakai, tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan Pasar Serpong saat terjadi parkir on street masuk dalam kategori E dengan derajat kejenuhan 0,95 pada hari minggu dan 0,91 pada hari selasa yang berarti volume lalu lintas mendekati pada kapasitas tidak stabil.