Abstract :
Permasalahan LGBT saat ini menjadi sorotan pasca Amerika meresmikan
pernikahan sesama jenis dinegaranya. Hal ini membuat Indonesia ikut
mendiskusikan permasalahan ini baik dikalangan masyarakat dan media.
Permasalahan ini membuka kesempatan bagi komunitas LGBT Suara Kita
melakukan aktualisasi untuk menunjukan identitas mereka sebagai LGBT, maka
diperlukan penelitian mengenai bagamana cara komunitas LGBT Suara Kita
melakukan aktualisasi.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan dan juga teknik
komunikasi, yaitu dengan melakukan wawancara, observasi pengurus dan anggota
Komunitas LGBT Suara Kita serta dokumentasi. Data diolah dengan mereduksi,
menyajikan dan menarik kesimpulan data. Metode pengujian data dilakukan
dengan trangulasi metode dengan menggabungkan tiga teknik pengumpulan data.
Dari hasil penelitian dapat dibuktikan bahwa Komunitas LGBT Suara Kita
melakukan kegiatan humas sebagai cara mereka dalam melakukan aktualisasi. Hal
ini berujung kepada penjelasan teori Queer bahwa identitas LGBT merupakan
sebuah konstruksi yang dibentuk dan memiliki kecenderungan untuk mengeksklusi
LGBT sebagai kategori identitas. Sesuai dengan teori queer yang memiliki tujuan
untuk menciptakan realitas perubahan dari pandangan terhadap LGBT. Hal ini
dilakukan komunitas Suara Kita dengan cara membuka wacana diskusi untuk
publik dimana diskusi ini bertujuan untuk merubah pandangan publik kepada
LGBT, mengakui LGBT sebagai sebuah identitas, menghargai serta mengakui
adanya LGBT disekitar kita.
Kata Kunci : Akualisasi, Queer, Identitas, Humas