Abstract :
Pemberitaan Mario Teguh dengan Ario Kiswinar Teguh cukup menyita
perhatian publik mengenai Ario Kiswinar yang tiba-tiba saja muncul di publik dan
mengaku bahwa dirinya adalah anak akndung dari Motivator terkenal Mario Teguh.
Dalam hal ini media online yang memberitakan kasus Ario Kiswinar dengan Mario
Teguh adalah detik.com.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini memunculkan
pertanyaan bagaimana konstruksi realitas yang dilakukan detik.com dalam
pemberitaan Mario Teguh? Bagaimana analisis semiotika sosial pada pemberitaan
Mario Teguh terkait berita Ario Kiswinar yang mengaku anak kandungnya? Genre,
medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana?
Penelitian yang digunakan adalah paradigm konstruktivis dengan pendekatan
kualitatif. Kemudia peneliti menggunakan metode penelitian semiotika sosial M.A.K
Halliday dalam memaknai teks sebuah berita dan menelaah sistem tanda berupa
bahasa yang dihasilkan oleh manusia.
Dari data yang dikaji melalui semiotika sosial M.A.K Halliday, diperoleh
data, yaitu: medan wacana disini menggambarkan situasi apa yang diwacanakan oleh
detik.com mengenai kasus Mario Teguh yang tidak mengakui anak kandungnya.
Pelibat wacana pada berita tersebut dilihat dari siapa saja yang dicantumkan dalam
kutipan. Selain itu, bagaimana peranan dan kedudukan narasumber itu digambarkan
pada berita tersebut. Sarana wacana menggambarkan bagaimana detik.com
menggunakan gaya bahasa dalam penulisan berita Mario Teguh.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semua berita di detik.com berkaitan
dengan Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh. Dalam pemberitaannya pemilihan
narasumber yang dilakukan oleh detik.com tidak sembarangan, terlihat bahwa
detik.com kontra terhadap Mario Teguh yang tidak mengakui Ario Kiswinar adalah
anak kandungnya.
Kata kunci: detik.com, status twitter Mario Teguh, Ario Kiswinar.