Abstract :
Perkembangan zaman saat ini membawa masyarakat mengenal media sosial. Media sosial saat ini
banyak digunakan oleh masyarakat, salah satunya adalah youtube, di mana para youtuber membuat
vlog untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Namun ada beberapa vlog yang di dalamnya
terdapat kata-kata tidak sopan (verbal impoliteness )yang diucapkan oleh para youtuber, salah satu
youtuber yang di dalam vlognya terdapat kata-kata tidak sopan adalah Reza Oktovian. Namun hal
tersebut justru membuat subscribers dan viewers dari Reza Oktovian semakin bertambah. Pada
akhirnya, khalayak akan memiliki resepsi yang berbeda-beda terhadap kata-kata tidak sopan yang ada
pada vlog Reza Oktovian.
Untuk mengetahui resepsi khalayak terkait kata-kata tidak sopan di media sosial youtube maka
diperlukan sebuah penelitian mengenai analisis resepsi verbal impoliteness di media sosial youtube,
dalam hal ini youtuber yang akan dijadikan objek penelitian adalah salah satu vlog dari Reza
Oktovian yang berjudul ? Jangan Sok Ngartis, Jing ?.
Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data
melalui wawancara mendalam kepada informan, observasi, dan audio-visual.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa khalayak menerima pesan yang disampaikan
oleh Reza Oktovian, khalayak lebih terfokus pada konten yang disajikan oleh Reza. Reza sebagai
pembuat konten mengerti siapa target audiens yang dia tuju, itu terlihat dari pesan yang sama
didapatkan oleh ketiga informan. Lalu Reza sebagai salah satu youtuber terkenal di Indonesia, adalah
bentuk representasi dari Remaja di Indonesia, dengan kelakukan berbahasa yang kurang sopan, dan
hal tersebut juga sama dilakukan oleh Remaja saat ini di Indonesia.
Dalam melakukan pemaknaannya, khalayak berada pada posisi dominan dalam hal memaknai pesan
yang ada pada vlog Reza Oktovian, namun khalayak juga berada pada posisi negosisasi dan oposisi
ketika memaknai kata-kata tidak sopan yang ada di vlog Reza. Dalam memaknai pesan pada vlog
Reza, latar belakang khalayak seperti, keluarga, lingkungan sosial, dan pengalaman seseorang
memiliki pengaruh yang besar bagi khalayak dalam melakukan resepsi terhadap ketidaksopan
berbahasa di media sosial youtube.
Kata Kunci : Youtube, Vlog, Verbal Impoliteness, Resepsi