Abstract :
Teknologi komunikasi dan inovasi manusia saat ini berkembang sangat pesat di
bidang ekonomi. Banyak perusahaan berbasis digital yang bermunculan di
Indonesia. Salah satunya perusahaan GO-JEK Indonesia. Perusahaan GO-JEK
Indonesia bergerak dalam jasa pelayanan kebutuhan sehari-hari masyarakat melalui
media aplikasi mobile. Untuk memenuhi pelayanannya, perusahaan mengajak
kerjasama pihak luar atau tukang ojek untuk bergabung menjadi mitra driver GOJEK.
Namun banyak sekali masalah terkait kebijakan antara perusahaan dengan
mitra driver, sehingga banyak menarik sorotan media. Salah satu permasalahan
yang paling besar adalah adanya demo tentang kebijakan sistem penilaian performa
driver. Demo ini diakibatkan oleh adanya ketidakpuasan dari pihak driver. Salah
satu faktor penentu kepuasan adalah komunikasi yang berlangsung di antara para
driver. Berdasarkan masalah penelitian tersebut, peneliti menguji apakah
komunikasi antar driver mempengaruhi tingkat kepuasan mengenai kebijakan
tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif atau
penelitian berbentuk survei. Peneliti memberikan kuesioner kepada sampel dari
populasi mitra driver GO-JEK di Jakarta yaitu sejumlah 100 orang. Hasil penelitian
menunjukkan adanya korelasi atau pengaruh dari variabel X pada variabel Y dan
dinilai kuat hubungannya yaitu sebesar 0.691. Angka ini menunjukkan terdapat
pengaruh komunikasi antar driver terhadap tingkat kepuasan mengenai sistem
penilaian performa.
Kata Kunci : Komunikasi Driver GO-JEK, Tingkat Kepuasan, Sistem Penilaian
Performa