Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian tingkat kesehatan bank
dengan Risk Based Bank-Rating atau Metode RGEC dengan variabel Risk Profile yang diukur
dengan Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR), variabel Good
Corporate Governance yang diukur dengan Dewan Komisaris Independen, Komite Audit,
Dewan Direksi, dan Dewan Komisaris, variabel Earnings yang diukur dengan Beban
Operasional terhadap Pendapatan Operasional dan Biaya Operasional dan Pendapatan
Operasional (BOPO) dan Net Interest Margin (NIM) serta variabel Capital yang diukur dengan
Capital Adequancy Ratio (CAR) terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Swasta Nasional
Devisa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan publikasi dan laporan tahunan
masing-masing Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
tahun 2011-2017. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 14 Bank Umum Swasta
Nasional Devisa dengan periode 2011-2017 yang diambil melalui purposive sampling. Jenis
data yang digunakan adalah data sekunder dan teknik analisis yang digunakan adalah
Struktur Equation Model dengan alat uji software SmartPLS. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen (Risk Profile, GCG,
Earning, dan Capital) dalam penelitian ini memiliki pengaruh signifikan terhadap Profitabilitas
dengan tingkat signifikansi 5%. Secara parsial diperoleh hasil bahwa hanya variabel GCG dan
Earning memiliki pengaruh signifikan terhadap Profitabilitas, sedangkan Risk Profile dan
Capital tidak memiliki pengaruh terhadap Profitabilitas dengan tingkat signifikansi 5%.