Institusion
Universitas Pembangunan Jaya Tangerang
Author
Siti, Rhadina Yudhi Putri
Subject
HE Transportation and Communications
Datestamp
2020-10-12 01:37:55
Abstract :
Saat ini internet telah menjadi kebutuhan sehari-hari yang tidak dapat
ditinggalkan. Beragam manfaat dapat diperoleh karena kehadiran internet
termasuk kemudahan dalam berkomunikasi yang tidak lagi dibatasi oleh jarak dan
waktu. Kemajuan internet dan media sosial menyebabkan meningkatnya
pembelian melalui online. Namun di balik tingginya antusias terhadap belanja
online tidak sedikit orang yang enggan melakukan belanja online. Salah satu
alasan yang membuat orang tidak mau melakukan belanja online adalah takut
dengan penipuan. Tidak sedikit kasus penipuan yang terjadi pada toko online di
Indonesia.
Salah satu produk yang dijual melalui online adalah produk waxing yang
diproduksi oleh Sugarpot. Banyaknya ketakutan akan penipuan toko online ini
tidak menghalangi Sugarpot untuk mendapatkan semakin banyak pembeli hingga
melakukan eksport keluar Indonesia melalui distributornya. Oleh karena itu,
dilihat banyaknya penipuan online dan juga waxing bukanlah suatu kegiatan yang
seringkali dilakukan sendiri di rumah oleh kebanyakan orang, penelitian ini ingin
melihat cara membangun kepercayaan pembeli melalui akun Instagram untuk
membangun citra toko online. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah
computer mediated communication (CMC), social media marketing, kepercayaan
(trust), dan juga citra toko online.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan strategi
penelitian yang digunakan yaitu studi kasus (case study). Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara kepada pemilik, reseller, dan juga
pembeli serta observasi terhadap akun Instagram Sugarpot. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam membangun kepercayaan, Sugarpot menerapkan tiga
faktor yang mempengaruhi kepercayaan yaitu kemampuan, kebaikan hati, dan
integritas.
Kata kunci : Instagram, toko online, studi kasus, kepercayaan, kualitatif deskriptif