Abstract :
Selama melaksanakan kerja profesi di PT FusionArc Architects, praktikan ditempatkan pada
divisi arsitek sesuai dengan latar belakang bidang yang dipelajari praktikan. Pada saat kerja
profesi, praktikan memiliki kesempatan langsung untuk mempelajari lingkungan dan dunia
kerja pada konsultan arsitek secara langsung. Selain itu praktikan dapat pengalaman
membantu mengerjakan tugas yang berhubungan dengan bidang kerja arsitektur secara
nyata. Selama pelaksanaan tugas, selalu ada proses revisi yang menambah pengalaman
serta membuat praktikan menyadari setiap kesalahan yang telah dibuat, sehingga menuntut
praktikan untuk lebih fokus dan teliti pada setiap bagian detail pekerjaan. Melalui kerja profesi,
praktikan mendapatkan berbagai ilmu baru di bidang arsitektur, mulai dari desain secara
teknis dan non teknis, mengenal jenis-jenis gambar yang terdiri dari gambar konsep untuk Izin
Mendirikan Bangunan (IMB), gambar kerja Design Engineer Development (DED), kegiatan
dalam lingkup kerja arsitektur dan bagaimana merancang sebuah konsep yang memadukan
nilai lokal dalam bangunan modern. Dalam salah satu proyek yang dikerjakan praktikan, ada
salah satu pembelajaran serta pengalaman lebih dan menarik yang praktikan dapatkan yaitu
bagaimana menghadapi masalah yang melibatkan pengembangan rancangan konsep yang
dimana keinginan owner dan peraturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak senada,
padahal kedua hal tersebut merupakan unsur penting yang tidak dapat ditinggalkan. Hal
tersebut menimbulkan konflik antara modernitas dan vernakular yang bertolak belakang
dalam fasad desain dan harus dipadukan dengan mengambil titik tengah dari keduanya.
Kata kunci: konsep, arsitektur, modernitas, identitas, vernakular, kerja profesi, lokalitas,
bangunan modern