Abstract :
Isu seputar LGBT masih menjadi isu yang termarginalkan pada media di Indonesia. Latar
belakang budaya dan keagamaan di Indoensia memengaruhi bagaimana publik menilai
kalangan LGBT dan bagaimana media menampilkan isu-isu mereka dalam pemberitaan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana isu LGBT ditampilkan oleh tiga media online
nasional yakni Kompas.com, republika.co.id dan Magdalene.co. Penelitian menggunakan
paradigma positivis dengan jenis penelitian kuantitatif dan metode analisis isi. Unit analisis
penelitian meliputi 188 berita.Tema berita dominan adalah Transgender dengan persentase
28.87%, Jenis Berita dominan adalah straight news dengan persentase 73,94%, dikarenakan
berita yang ditampilkan sebagian besar mengulas perkembangan terbaru isu LGBT di luar
negri dan perkembangan isu Gay di Indonesia. Nilai berita dominan adalah Penting dengan
persentase 79.19%, dikarenakan ketiga media menilai isu LGBT penting dan masih sangat
sensitif. Narasumber dominan adalah Pemerintah dengan persentase 32.79%, yang dominan
ditemukan pada Republika.co.id. Kompas.com dan Magdalene.co cenderung menunjukkan
nada berita yang netral yakni 60.22%, sementara pemberitaan Republika.co.id cenderung
bernada negatif. Jumlah pemberitaan mengindikasikan pentingnya isu LGBTpada ketiga
media. Temuan jenis berita dominan hard news menunjukkan bahwa upaya pendalaman
mengenai isu LGBT dan muatan advokasi belum menjadi tujuan utama pemberitaan. Hal ini
ditegaskan dengan temuan jenis berita soft news yang sangat kecil jumlahnya.
Kata Kunci: LGBT, Jurnalistik Daring, Analisis Isi Kuantitatif
Pustaka : 56
Tahun Publikasi : 2013 - 2022