Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena kampung warna-warni di
Indonesia. Salah satu permukiman yang ikut dalam maraknya fenomena ini adalah
Kampung Bekelir di Tangerang. Penggunaan warna pada Kampung Bekelir
digunakan sebagai salah satu upaya revitalisasi lingkungan permukiman tersebut.
Dahulu kampung ini terkenal dengan citra kumuh tetapi saat ini menjadi salah satu
destinasi wisata di Tangerang. Citra baru dari Kampung Bekelir, tidak lepas dari
fakta banyaknya warna yang digunakan pada permukiman tersebut. Fenomena ini
sangat berhubungan dengan teori warna mengenai kontras. Setiap ruang pada
Kampung Bekelir, terlihat memiliki berbagai warna yang membentuk sebuah
sensasi yang berbeda. Warna diaplikasikan pada bagian dominan dan sub
dominan. Dengan demikian penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif
untuk melihat bagaimana kontras dan harmoni warna pada Kampung Bekelir.