Abstract :
Secara umum investor yang akan melakukan investasi terlebih dahulu
melakukan pegamatan dan penelitian terhadap perusahaan yang akan dipilih dan
memantau laporan keuangan untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut
layak untuk diinvestasikan atau tidak. Salah satu dari banyak perusahaanperusahaan yang sudah go public adalah perusahaan yang bergerak di sektor
perbankan. Untuk mendapatkan penghasilan perusahaan perlu mengatur cara
untuk mendapatkan keuntungan / Laba yang merupakan dasar dalam
perhitungan pajak, pedoman dalam menentukan kebijakan investasi dan
pengambilan keputusan, serta dasar dalam peramalan laba maupun kejadian
ekonomi perusahaan lainnya di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh manajemen laba terhadap
return saham, good corporate governance yang diwakili oleh komisaris
independen, kepemilikan institusional dan komite audit berpengaruh terhadap
return saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan yang bergerak di
sektor perbankan yang sudah go public dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia
selama tahun 2015-2016. Sampel penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini
sebanyak 31 bank dari total bank yang terdaftar sebanyak 43 bank. Penelitian ini
menggunakan data sekunder dengan menggunakan teknik
kepustakaan/dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah dalam perusahaan disektor
perbankan Manajemen Laba tidak berpengaruh signifikan terhadap return
saham. Begitupula dengan good corporate governance yang diwakili oleh
komisaris independen, kepemilikan institusional dan komite audit tidak
bepengaruh terhadap return saham.
Kata Kunci : Manajemen Laba, Good corporate Governance, Komisaris
independen, Kepemilikan institusional, Komite audit dan Return
saham.