Abstract :
Saat ini kita telah memasuki Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan
meningkatnya konektivitas, otomatisasi, serta pengolahan data secara digital,
melalui teknologi informasi dan komunikasi. Revolusi Industri 4.0 tersebut
merubah proses produksi dan proses bisnis baik industri maupun instansi
pemerintah menjadi data-driven business. Fenomena ini menjadikan sektor
bisnis berdasar dengan data. Semua perkembangan teknologi ini menghadirkan
tantangan baru yang harus siap dihadapi oleh sektor bisnis.
PT. JASAMARGA BALI TOL (JBT) merupakan salah satu dari sekian
instansi pemerintah yang mengikuti Revolusi Industri 4.0. Proses pencatatan dan
pelaporan insiden di JBT masih mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP)
yang terlalu panjang dan menggunakan kertas. Hal ini mengakibatkan
penanganan insiden kurang efektif dan efisien, sehingga perhitungan ganti rugi
mengalami keterlambatan. Tidak terintegrasinya SOP antara Tim Patroli, Tim
Sentral Komunikasi dan Kepala Shift menyebabkan komunikasi tidak efektif.
Perancangan SOP untuk modul pencatatan dan pelaporan disesuaikan
dengan kebutuhan dan kondisi lapangan JBT. Penulis melakukan
pengembangan analisa proses bisnis untuk mengintegrasikan kinerja Tim Patroli,
Tim Sentral Komunikasi dan Kepala Shift. Pengembangan analisa proses bisnis
ini menjadi landasan untuk pengembangan dan perbaikan modul pencatatan dan
pelaporan pada sistem operasional jalan tol. Pengembangan analisa proses
bisnis ini menggunakan draw.io, google drive, dan google docs.
Kata kunci : Analisa, proses, SOP, system flow, Class Diagram, draw.io