Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih mengandalkan pajak sebagai pendapatan utama bagi negara. Pajak juga berfungsi sebagai pendanaan negara untuk melaksanakan program pemabangunan nasional dan juga sebagai salah satu sumber untuk kesehjateraan masyarakat. Menurut UU Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1 Ayat 1, pajak merupakan kewajiban warga negaranya terhadap negaranya yang tertuang pada Undang-Undang dan pajak tidak menimbulkan imbalan secara langsung dan penghasilan yang diperoleh dari pajak akan digunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan memahami pengaruh Capital intensity, Leverage dan Inventoy Intensity terhadap Agresivitas Pajak dengan Inventory intensity sebagai variabel Moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian sekunder dengan total sampel 29 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data ialah menggunakan analisis regresi linear berganda dengan pengolahan data melalui software Eviews12. Hasil dari peneltian ini menggungkapkan bahwa Capital intensity, Inventory intensity dan Leverage berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, sedangkan untuk variabel Inventory intensity mampu mempengaruhi variabel Capital intensity dan Leverage sebagai variabel Moderasi terhadap Agresivitas Pajak.