Abstract :
Berpikir kritis menjadi peran penting dalam lingkup pendidikan, terutama dalam penulisan ilmiah. Mahasiswa masih belum menerapkan pemikiran kritis ini dalam skripsinya. Hal ini dapat dikarenakan tidak terdisposisi berpikir kritis selama berkuliah. Padahal pemikiran kritis sangat dibutuhkan untuk memahami bahan bacaaan dalam penulisan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara critical thinking disposition dan reading comprehension pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Instrumen penelitian menggunakan Critical Thinking Disposition Scale (Sosu, 2013) dan Tes Kemampuan Pemahaman Membaca (Sari, 2021). Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 yang sedang menyusun skripsi (N=364). Hasil yang diperoleh adalah gambaran kedua variabel cenderung tinggi, tetapi dari uji korelasi Spearman?s rho adalah tidak terdapat hubungan antara critical thinking disposition dan reading comprehension pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.