Abstract :
Kehadiran teknologi informasi dalam dunia industri telah memberikan perubahan
yang besar yaitu memungkinkan terjadinya otomatisasi hampir di semua bidang.
Hal ini dapat kita lihat dari berbagai otomatisasi yang terjadi pada industri
manufaktur, pemanfaatan Big Data pada sektor ini mempersingkat proses
produksi secara masal. Kehadiran teknologi informasi ini merupakan peluang yang
besar untuk dunia industri karena data dan informasi merupakan aset terpenting
untuk perusahaan. Salah satunya, operasional jalan tol PT. JASAMARGA BALI
TOL (JBT) menggunakan data dan informasi untuk pencatatan serta pelaporan
insiden yang terjadi di jalan tol.
Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan insiden operasional jalan tol melibatkan 3
(tiga) aktor yaitu tim patroli, sentral komunikasi, dan kepala patroli/shift.
Pencatatan dan pelaporan insiden yang dilakukan secara manual menimbulkan
beberapa permasalahan yaitu keamanan data yang tidak terjamin, kesulitan
komunikasi antar aktor, sulitnya pengisian data pada formulir, dan butuhnya kertas
dalam jumlah banyak pada setiap bulannya. Permasalahan tersebut terjadi karena
proses pelaporan yang sangat panjang yaitu awal pelaporan dilakukan oleh tim
patroli yang sedang bekerja di lapangan, kemudian memberikan laporan tersebut
kepada kepala patroli/shift, dan setelah itu kepala patroli/shift akan memberikan
konfirmasi ke sentral komunikasi.
Pengembangan sistem operasional jalan tol pada modul ganti rugi menjadi solusi
untuk pencatatan dan pelaporan insiden. Pengembangan sistem yang dibuat
dengan memperhatikan tampilan interface supaya tercapai user friendly. Interface
modul dikembangkan untuk versi web dan mobile dengan menggunakan HTML,
CSS serta menggunakan framework Bootstrap, Angular JS, dan Ui Kit untuk
memudahkan pengerjaan.
Kata Kunci: HTML, CSS, Bootstrap