Abstract :
Restoran pada umumnya dikenal dengan makanannya, namun saat ini untuk
merancang restoran juga harus memperhatikan desain arsitekturnya, serta
suasana yang dapat dirasakan oleh pengunjung menikmati makanannya ketika di
dalam bangunan. Restoran ini ada 2 lantai. Untuk lantai 1 terdiri dari ruang
section 1, ruang section 2, ruang section 3, area bar, ruang section 4, ruang VIP,
lantai 2 terdiri dari ruang Ulin, dan ruang Jati. Kayu-Kayu Restaurant ini
memperlihatkan berbagai jenis material seperti kayu, bata merah, beton, baja,
dan kaca. Restoran ini selain memperlihatkan materialnya, juga menghadirkan
suasana natural. Menurut Kenneth Frampton menjelaskan tektonik adalah desain
arsitektur yang memperlihatkan secara natural sebuah konstruksi yang dapat
memberikan kesan puitis dan seninya agar dapat dirasakan oleh manusia, KayuKayu Restaurant merupakan salah satu dari arsitekturnya dapat memperlihatkan
karakteristik material yang diterapkan seperti struktur baja WF, lantai beton
ekspos, dinding bata plesteran semen, dan material kayu solid pada fasad
bangunan. Karena konsep restoran ini mengangkat konsep yang natural dari
konstruksi maupun elemen arsitekturnya, maka material tersebut diterapkan
pada arsitekturnya menghadirkan suasana yang alami, serta pengunjung dapat
menikmati ketenangan dan kesejukan di restoran.