Abstract :
Kawasan transit terpadu merupakan suatu pengembangan kota yang berorientasi terhadap pembangunan yang menganut sistem mobilisasi masyarakat, dengan menggunakan moda transportasi umum massal yang berada pada pusat layanan titik simpul transit. Keberadaan pengembangan kawasan Transit Oriented Develepment tidak bisa terlepas dari fungsi hunian dan fungsi campuran lainnya, pengembangan hunian yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang sesuai dengan kebutuhan penghuninya, pengengbangan tersebut merupakan Mixed-Use Development. Pengembangan ini menggunakan lahan yang minim namun memiliki daya tampung yang besar. Hunian bertingkat menengah secara vertikal (mid-rise apartment), dimana dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang dapat mengakomodir aktivitas penggunanya, berdirinya fungsi hunian tidak bisa terlepas dari penyediaan layanan fasilitas umum yang dapat terintegrasi dan mewadahi kebutuhan penggunanya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, fasilitas umum seperti komersial Mall dinilai sebagai solusi dari proyeksi permasalahan tersebut dengan menciptakan opsi rancangan berupa fungsi bangunan yang dapat mengakomodir kebutuhan pengguna tapak pada kawasan terpilih. Konsep Transit Oriented Develepment diterapkan dengan memadukan bangunan dengan fungsi hunian, bisnis, dan ruang untuk sarana hiburan yang dapat dicapai dengan berjalan kaki dari angkutan umum massal sekaligus memperkenalkan hubungan simbiosis antara kepadatan perkotaan yang kompak dan penggunaan moda transportasi umum massal, dengan pendekatan transit oriented development yang dinilai sebagai pendekatan yang dapat mengedepankan aspek keberlanjutan pada bangunan dan kawasan perancangan tugas akhir ini.