Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian pemberitaan tentang kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Papua di portal berita Kompas.com dan Kabarpapua.co, dalam rentang waktu September 2022 ? Januari 2023. Analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui bagaimana pembingkaian berita yang berbeda pada kedua portal tersebut. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pembingkaian pemberitaan terkait Gubernur Lukas Enembe. Kompas.com lebih mengutamakan pembingkaian yang berfokus pada peristiwa atau kejadian seputar penetapan status tersangka dan penangkapan Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pembingkaian ini, Kompas.com menyajikan polemik dan tanggapan dari berbagai tokoh dalam satu berita. Di sisi lain Kabarpapua.co lebih memfokuskan pembingkaian berita pada upaya menciptakan keamanan dan kedamaian di Papua melalui keterangan pihak-pihak terkait dalam kasus Lukas Enembe. Pembingkaian berita oleh Kabarpapua.co lebih menekankan deskripisi peristiwa oleh salah satu tokoh yang terlibat langsung dan mewakili wewenang untuk menyampaikan informasi klarifikasi atau imbauan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan dalam pembingkaian berita antara dua portal berita online yang dijadikan subjek penelitian. Hasil penelitian ini dapat berguna dalam mengenali bagaimana media dapat mempengaruhi persepsi dan penilaian masyarakat terhadap kasus korupsi yang melibatkan tokoh.