Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Author
DERANA PERKASA, MAHARDHIKA
Subject
JZ International relations
Datestamp
2016-12-23 07:15:42
Abstract :
Skripsi ini membahas mengenai peranan UNICEF untuk menyelesaikan
permasalahan tentara anak di Myanmar yang sudah berlangsung semenjak tahun 1960-an
dimana pada awalnya kelompok yang merekrut anak-anak di bawah umur untuk
dijadikan prajurit dalam kesatuan militernya adalah dari pihak militer Myanmar itu
sendiri yang berupaya untuk menggulingkan kursi pemerintahan yang pada waktu itu
dipimpin oleh pemerintahan sipil. Junta militer Myanmar kemudian berhasil menduduki
dan menjalankan roda pemerintahan di negara tersebut dalam waktu yang lama dan
bertindak secara otoriter. UNICEF sendiri merupakan organisasi yang berada di bawah
naungan PBB dalam bidang anak-anak di seluruh dunia. UNICEF menganggap bahwa
permasalahan tentara anak di Myanmar sudah berlangsung cukup lama dan tidak kunjung
usai. Oleh karena itu UNICEF secara terus menerus berusaha untuk mengatasi
permasalahan tersebut dengan cara mengajak pemerintah Myanmar untuk mencari jalan
keluar. usaha tersebut baru mulai menemui titik terang semenjak adanya pergeseran
pemerintahan pada tahun 2010 dimana adanya kesadaran juga dari pemerintah untuk
menghilangkan penggunaan tentara anak di Myanmar.
Pembahasan utama dalam skripsi ini adalah bagaimana awal penggunaan tentara
anak di Myanmar hingga pada akhirnya menarik perhatian UNICEF dan mencoba untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut. Juga langkah-langkah apa yang dilakukan
UNICEF dalam usahanya menghentikan penggunaan tentara anak dan perekrutan
terhadap anak-anak itu sendiri di masa yang akan dating.
Kata Kunci : Tentara anak, Myanmar, UNICEF, Joint Action Plan 2012. Disarmament,
Demobilization, Reintegration.