DETAIL DOCUMENT
UPAYA PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) DENGAN MENGGUNAKAN URIN KELINCI, URIN SAPI, DAN AUKSIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Author
Auliya Maariefqy, Reza
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2017-01-03 03:22:58 
Abstract :
Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) adalah salah satu tanaman yang banyak dibutuhkan dalam menu makanan sehari-hari dan bahan baku industri. Konsumsi tomat semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk, peningkatan gizi, diversifikasi pangan dan peningkatan kapasitas industri pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan konsentrasi urin kelinci, urin sapi, dan zat pengatur tumbuh auksin yang paling baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan faktor tunggal dan tiga ulangan. Faktor tunggal tersebut meliputi Urin Kelinci (10%, 15%, 20%, 25%), Urin Sapi (10%, 15%, 20%, 25%), dan Zat Pengatur Tumbuh Auksin (0,10%, 0,15%, 0,20%, 0,25%). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah tiap panen, jumlah buah per tanaman, persentase jumlah buah jadi per tanaman, dan bobot buah per tanaman, bobot buah per hektar, dan intensitas kerusakan tanaman. Data pengamatan dianalisis keragaman dan diuji lebih lanjut dengan uji jarak berganda Duncan pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis zat pengatur tumbuh yang terbaik untuk pertumbuhan pertumbuhan tanaman tomat pada umumnya adalah urin kelinci dan zat pengatur tumbuh auksin, sedangkan untuk hasil tomat adalah zat pengatur tumbuh auksin dengan konsentrasi yang relatif tinggi. Perlakuan zat pengatur tumbuh dan konsentrasi yang terbaik terhadap parameter pertumbuhan tomat, salah satunya terhadap diameter batang adalah konsentrasi urin kelinci 10%, konsentrasi urin sapi 20%, konsentrasi sapi 25% dan zat pengatur tumbuh auksin pada semua konsetrasi yang diujikan, sedangkan untuk parameter hasil tomat adalah zat pengatur tumbuh auksin pada konsentrasi 0,20% dan 0,25%. Kata kunci : urin sapi, urin kelinci, zat pengatur tumbuh auksin, tanaman tomat. 

File :
ABSTRAK.pdf
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta