DETAIL DOCUMENT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS NEW GRAND RAPID TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN ABU KETEL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Author
AGUS LATULOLA, MOHAMMAD
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2017-01-03 07:14:31 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dosis pupuk kandang sapi dan abu ketel terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, menentukan dosis pupuk kandang sapi yang berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, memperoleh dosis abu ketel yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di CV. Tani Organik Merapi Dusun Balangan, Desa Wukirsari, Cangringan, Sleman, Yogyakarta pada bulan April 2015 sampai Juni 2015. Penelitian ini dilakukan dengan percobakan lapangan yang disusun dalam Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) secara faktorial. Petak utama (main plot) adalah dosis pupuk kandang sapi tiga aras yaitu P1 (10 ton/ha), P2 (15 ton/ha), P3 (20 ton/ha). Anak petak (sub plot) adalah dosis abu ketel empat aras yaitu A0 (tanpa abu), A1 (3 ton/ha), A2 (6 ton/ha), A3 (9 ton/ha). Parameter pengamatan meliputi jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot ekonomis, volume akar, panjang akar, lama umur penyimpanan dan kadar air tanah. Analisis data dilakukan secara statistik dengan menggunakan analisis ragam taraf 5%, dan uji beda rataan berdasarkan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf 5%. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan dosis pupuk kandang sapi dan abu ketel pada tanaman selada terhadap parameter jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot ekonomis, volume akar, panjang akar, lama penyimpanan dan kadar air tanah. Aplikasi dosis pupuk kandang sa pi 10 ton/ha atau 15 ton/ha menghasilkan bobot segar nyata lebih tinggi daripada dosis pupuk kandang sapi 20 ton/ha. Aplikasi dosis pupuk kandang sapi 10 ton/ha menghasilkan bobot kering paling baik. Pemberian abu ketel dengan dosis 3 ton/ha, 6 ton/ha dan 9 ton/ha tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada 

File :
ABSTRAK.pdf
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta