Abstract :
Teknologi informasi dan komunikasi berkembang begitu cepat dan dapat
mempengaruhi berbagai bidang untuk harus beradaptasi dengan kondisi tersebut,
salah satunya pada bidang perdagangan. Saat ini banyak aktivitas perdagangan yang
mulai beralih ke digital dengan menggunakan sistem informasi penjualan berbasis
web.
Secara tradisional, pengembangan aplikasi web dibangun dengan
mengadopsi arsitektur monolitik. Penggunaan arsitektur monolitik dinilai tidak
efektif untuk digunakan pada aplikasi berskala besar dikarenakan dapat
mempengaruhi kompleksitas pengembangan lebih lanjut (Newman, 2015). Selain
itu, penggunaan arsitektur monolitik memungkinkan kegagalan pada sebagian
sistem yang dapat mempengaruhi keseluruhan sistem, sehingga aplikasi harus dimaintenance seluruhnya (Newman, 2020). Microservices merupakan arsitektur
yang dibangun dengan memisahkan bagian-bagian komponen (services) yang tidak
saling bergantung satu sama lain dan memiliki fungsinya masing-masing. Setiap
service dapat berkomunikasi dan diatur oleh sebuah API gateway yang
mengimplementasikan GraphQL sebagai protokol komunikasi data. Dalam
penelitian ini, penulis memberikan rekomendasi penggunaan arsitektur sistem baru
untuk sistem informasi penjualan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem
dengan mengimplementasikan arsitektur microservices dengan GraphQL sebagai
API Gateway untuk sistem informasi penjualan.
Kata Kunci : Arsitektur, Microservices, GraphQL, API