Abstract :
Air sebagai sebuah sumberdaya yang banyak dimanfaatkan dalam
kehidupan ini. Salah satu pemanfaatan adalah dibidang perikanan, misalnya untuk
budidaya ikan. Kualitas air merupakan parameter utama dalam keberhasilan
budidaya ikan. Karakteristik fisik dan kimia air ini sangat mendasar dan sangat
berpengaruh pada ikan. Adapun karakteristik tersebut antara lain adalah tingkat
keasaman (pH) dan suhu. Sering kali peternak ikan kesulitan mengetahui kualitas
air yang mereka gunakan untuk budidaya ikan. Berdasarkan latar belakang tersebut,
maka dibuat Skripsi dengan Judul "Sistem Monitoring dan Penentuan Kualitas Air
Pada Kolam Ikan Berbasis IoT Dengan Metode K-Means Clustering".
Sistem monitoring ini memungkinkan kita untuk memantau kondisi air
untuk budidaya melalui WEB. Sistem ini menggunakan konsep data logging
dimana ESP32 akan membaca nilai dari sensor. Nilai tersebut kemudian akan
dikirim ke Server Thinger.io melalui jaringan internet. Data di server Thinger.io
akan diambil menggunakan API dan fungsi Get untuk kemudian disimpan dalam
database MariaDB dan diolah menggunakan metode K-Means Clustering. WEB
digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk grafik pembacaan sensor dan
tabel hasil k-means clustering. Akan muncul notifikasi di web jika kondisi air
berada dalam kategori Tidak Layak Budidaya.
Dilakukan pengujian terhadap 3 sample air, yaitu air asam, normal dan basa.
Perhitungan K-Means menggunakan dataset sebanyak 2000 data, treshold dengan
nilai absolut sebesar 0,1 dan nilai fungsi objektif awal sebesar 1000. Pada pengujian
keseluruhan sistem dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan akurasi alat
sebesar 87%.
Kata Kunci : ESP32, Internet of Thing, K-Means, Monitoring, Web