DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI DOCKER SWARM SEBAGAI HIGH AVAILABILITY HOSTING
Total View This Week0
Institusion
STMIK Akakom
Author
NUGROHO, GHOFAR - 185411141
Subject
Perangkat Lunak 
Datestamp
2022-07-27 03:48:22 
Abstract :
Pada era modern ini website mempunyai peranan yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Informasi profil institusi, kegiatan perkantoran, bahkan proses jual beli kini dapat dilakukan melalui sebuah website. Kebutuhan akses daring yang semakin tinggi, membuat perusahaan dituntut untuk menyediakan website dengan tingkat ketersediaan tinggi (high availability). Sistem komputasi terdistribusi menjadi suatu kebutuhan dalam implementasi aplikasi web saat ini. Efisiensi penggunaan sumber daya perangkat keras dan tingginya pengguna aplikasi web menjadi pendorong implementasi sistem ini di arsitektur-arsitektur aplikasi web sekarang, namun kompleksnya penggunaan, dan perancangan sistem ini menjadi penghalang implementasinya. Untuk menyediakan website dengan tingkat ketersediaan tinggi adalah dengan menyediakan environment yang memiliki redundansi tinggi. Teknologi virtualisasi container menjadi solusi untuk menjalankan sistem terdistribusi yang mudah dijalankan, dikonfigurasi dan mempunyai skalabilitas tinggi. Ditambah banyaknya alat-alat menjalankan container pada sistem terdistribusi, menjawab masalah kompleksitas implementasi sistem terdistribusi pada aplikasi web. Dengan Docker Swarm memungkinkan membangun kelompok sistem kooperatif yang dapat memberikan redundansi jika satu atau lebih node gagal. Docker Swarm menyediakan penyeimbangan beban kerja untuk Container. Ini menetapkan Container ke node yang mendasarinya dan mengoptimalkan sumber daya dengan secara otomatis menjadwalkan beban kerja Container untuk dijalankan pada host yang paling sesuai dengan sumber daya yang memadai Hasil implementasi yang dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Docker Swarm cluster dapat dikatakan memiliki tingkat ketersedian yang tinggi. Server dapat mentolerir kegagalan pada 1 node dengan rata-rata waktu recovery yang dibutuhkan client untuk dapat melanjutkan transaksi adalah 0.16 detik. Kata kunci: Docker, Swarm, Highavailability 
Institution Info

STMIK Akakom