Abstract :
Dimasa pandemi covid 19 membawa banyak sekali perubahan dalam tata
cara kehidupan salah satunya dalam bidang Pendidikan, akibat dampak pandemi
pendidikan yang mulanya dilakukan secara tatapmuka harus dilaksanakan secara
daring. Sehingga Pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka
terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Diera kemajuan
teknologi yang begitu pesat keputusan tersebut pun mendapat respon dari kalangan
masyarakat melalui jejaring media sosial khususnya twitter masyarakat
menyampaikan opini terhadap keputusan pemerintah tersebut pasalnya masih
terjadi lonjakan kasus covid 19. Untuk itu peneliti mencoba melakukan analisis
terhadap tweet berupa opini masyarakat Indonesia terhadap pembelajaran tatap
muka diera pandemi covid-19.
Analisa sentimen dilakukan menggunakan metode Support Vector Machine
(SVM) dengan Kernel linier. Data tweet yang digunakan berjumlah 2706 data yang
kemudian dibagi menjadi 2164 data uji dan 542 data latih. Tweet tersebut
diklasifikasi menjadi sentimen positif dan negatif.
Hasil yang diperoleh dari pengujian analisis sentimen menghasilkan akurasi
sebesar 77%. Dengan presentase 68.27 % sentimen positif dan 31.73% sentimen
negatif. Diketahui sebagian besar tweet cenderung besentimen positif.
Kata kunci : analisis sentimen, pembelajaran tatap muka, SVM ,twitter