Abstract :
Setiap negara memiliki pusat pemerintahan yang disebut dengan Ibu kota.
Ibu kota berperan penting dalam menjaga pertahanan negara, keberadaan lokasi
Ibu kota sebagai pusat pemerintahan sangat diperhatikan, salah satunya adalah
berada di tengah wilayah Tanah Air sehingga memenuhi unsur kedekatan
geografis. Pada tanggal 26 Agustus tahun 2019, Presiden Joko Widodo secara
resmi mengumumkan lokasi calon Ibu Kota baru Indonesia, bertempat di
Kabupaten Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Ibu Kota baru Negara Indonesia bernama Ibu Kota Nusantara (IKN). Penelitian
ini menganalisis sentimen mengenai opini masyarakat terhadap pemindahan Ibu
kota pada media sosial Twitter, pengambilan data komentar dilakukan dengan
crawling data dan menggunakan metode Naïve Bayes Classifier sebagai
klasifikasi sentimen.
Sentimen masyarakat terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia
Tahun 2024 hingga saat ini cenderung positif , dengan tingkat True Positive
100% dan kata (term) yang paling sering muncul adalah ?negara? dengan
frekuensi sebanyak 51, 671750 kata , disusul oleh term ?indonesia?, ?jokowi?,
?kalimantan? dan ?rencana?. Kata (term) inilah yang paling sering diulas oleh
masyarakat Twitter dalam menyampaikan pendapatnya pada cuitan Twitter.
Tingkat akurasi tertinggi yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu pada
percobaan pertama menggunakan data latih 70% dan 30% data uji yang
menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82% dengan nilai Precision 66,53% ,
Recall 100%, dan F-Measure sebesar 79,86%. Algoritma Naïve Bayes Classifier
dalam penelitian ini dapat di klasifikasikan dengan baik dan mampu memberikan
hasil dengan tingkat akurasi tertinggi.
Kata kunci : Analisis sentimen, IKN, Naïve Bayes Classifier, Twitter