Abstract :
Kelembapan tanah adalah suatu hal yang menjadi penting. Indonesia
sebagai negara agraris, sebagian besar penduduknya memiliki profesi sebagai
petani. Dalam pertanian, salah satu bagian yang penting adalah kandungan air
dalam tanah atau kelembapan tanah. Salah usaha untuk menjaga kelembapan tanah
adalah dengan memberikan asupan air yang cukup pada tanah. Namun dalam
praktiknya terkadang petani kesulitan untuk melakukan pengairan yang tepat
terhadap lahan pertanian mereka. Kondisi kelembapan ini akhirnya akan sangat
menentukan keberhasilan tidak terkecuali bagi pembudidaya tanaman vinca.
Ketepatan pemberian air baik dari sisi waktu pemberian maupun volume adalah 2
hal yang menjadi fokus penting dari budidaya tanaman vinca.
Sistem ini dirancang dengan menggunakan sensor kelembapan yang
digunakan untuk mengukur kadar air yang terkandung di dalam tanah, dan sensor
suhu udara. Mikrokontroler NodeMCU ESP2866 berperan sebagai penghubung
antara sensor Google spreadsheet. NodeMCU ESP2866 akan mengirim data
pembacaan sensor kelembapan dan suhu udara ke Google spreadsheet dengan
menggunakan RESTfull API yang dapat menghubungkan antara satu aplikasi
dengan aplikasi lainnya. Data sensor selanjutnya disimpan ke Google spreadsheet
dan diolah menggunakan metode regresi linear. Hasil pengolahan tersebut akan
ditampilkan dalam dashboard Google Data Studio.
Keluaran dari proses ini adalah memberikan informasi tentang bagaimana
kondisi kelembapan tanah, memberikan notifikasi kondisi kelembapan tanah jika
terlalu kering atau lembap, sehingga dengan demikian dapat dilakukan pencegahan
atas matinya tanaman vinca. Manfaatnya bagi pengguna adalah dapat melakukan
monitoring berkala dan realtime hanya dengan cukup menggunakan aplikasi pesan
instan telegram, yang diharapkan dapat mengurangi resiko matinya tanaman akibat
kekeringan atau penyiraman yang berlebih.
Kata Kunci : Internet of Things, Regresi Linear, Google Data Studio, NodeMCU
ESP2866