Abstract :
Salah satu permasalahan yang terjadi di Universitas Teknologi Digital
Indonesia (UTDI) adalah proses seleksi calon Dosen Tetap yayasan yang
dikatakan baru akan diterapkan untuk mahasiswa yang mendapat beasiswa S2 di
Magister Teknologi Informasi (MTI) UTDI Yogyakarta. Kriteria yang digunakan
dalam aturan adalah Nilai Indeks Prestasi (IP) Semester 1, Nilai IP Semester 2,
Nilai IP Semester 3, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Paper (karya ilmiah), Kerja
Sama, Kedisiplinan, Komunikasi, Pra Tesis, Tesis, Nilai C, dan Lama Studi yang
diperoleh dari MTI UTDI, kemudian akan menggunakan Algoritma C4.5 untuk
menghasilkan pohon keputusan yang akan digunakan sebagai aturan dalam
sistem.
Penelitian ini menggunakan rule yang diperoleh dari MTI UTDI oleh Ketua
Program Studi (Kaprodi), yaitu sebanyak 41 data latih dan 8 data uji.
Menggunakan forward chaining sebagai metode pada sistem pakar yang mencari
solusi melalui masalah, kemudian menggunakan Algoritma C4.5 yang merupakan
algoritma yang digunakan untuk membentuk pohon keputusan (decision tree).
Aturan yang terbentuk kemudian digunakan untuk memprediksi kelayakan
mahasiswa lulusan beasiswa S2 menjadi Dosen Tetap, Dosen Kontrak, atau tidak
memenuhi. Hasil prediksi kemudian dievaluasi dengan menggunakan confusion
matrix dan diperoleh nilai akurasi sebesar 75%, Presisi sebesar 77.78% dan Recall
sebesar 77.78%. Sehingga Algoritma C4.5 dengan menggunakan aplikasi
RapidMiner cukup layak untuk digunakan dalam mendukung pengambilan
keputusan dalam seleksi mahasiswa beasiswa S2 yang akan diangkat menjadi
Dosen Tetap, Dosen Kontrak ataupun yang tidak memenuhi sebagai Dosen di
UTDI Fakultas Teknologi Informasi.
Kata Kunci: rule-based system, mahasiswa beasiswa, algoritma C4.5, pohon
keputusan, dosen tetap, dosen kontrak