Abstract :
Quality Assurance di Sekolah.mu bertugas untuk melakukan testing dan
mencatat lalu melaporkannya kepada pihak Developer ketika ditemukan hal-hal
seperti bug, defect. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara membuat
dan menggunakan nomor tiket defect sebagai alat untuk mengidentifikasi, melacak,
dan menyelesaikan masalah dalam aplikasi Sekolah.mu selama sprint dalam
framework Scrum, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam
pengelolaan nomor tiket defect.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memudahkan komunikasi dan
kolaborasi antara tim pengembang, stakeholder, dan pengguna aplikasi, serta
memperbaiki proses pengembangan aplikasi secara keseluruhan. Penelitian ini
disimpulkan bahwa penggunaan nomor tiket defect yang efektif dan konsisten
dalam mengelola masalah pada aplikasi sangat penting dalam memastikan kualitas
produk yang dihasilkan. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa penggunaan nomor
tiket defect dapat membantu tim pengembang dalam mengidentifikasi,
menugaskan, dan melacak masalah pada aplikasi dengan lebih efisien dan
terorganisir.
Kata Kunci: Defect, Developer, Framework Scrum, Quality Assurance, Scrum,
Sprint, Story Point, Testing.