Abstract :
Banyaknya fenomena siswa salah jurusan dan munculnya rasa keragu-raguan
para siswa akan potensi diri mereka dalam menentukan masa depan, akhirnya membuat
banyak siswa asal dalam menentukan masa depan terutama saat memilih jurusan ke
jenjang berikutnya. Bantuan secara psikologis diperlukan karena memiliki dampak
positif untuk mempermudah para siswa tersebut. Untuk itu, diperlukan sebuah platform
e-counseling yang berisi bantuan psikologis dengan cara konsultasi terkait minat dan
bakat dari siswa sehingga para siswa tidak asal dan yakin dalam memilih jurusan.
Pada penelitian ini mencoba membangun sebuah desain user interface aplikasi ecounseling dengan penerapan human-centered design. Desain aplikasi e-counseling
yang dibangun pada penelitian kali ini diberi nama Konsel. Perancangan desain user
interface aplikasi dibangun menggunakan Figma.
Pengujian desain user interface aplikasi Konsel menggunakan metode UX audit
dengan prinsip heuristic Jakob Nielsen. Penelitian ini menghasilkan sebuah
kesimpulan bahwa pengujian dengan metode UX Audit menggunakan prinsip heuristic
Jakob Nielsen dapat dengan cepat mengetahui kekurangan dan kelemahan dari desain
aplikasi. Temuan masalah dalam proses pengujian menggunakan metode UX audit
dapat menjadi acuan untuk mengetahui apakah desain sudah sesuai dengan apa yang
diharapkan.
Kata Kunci : E-Counseling, Platform, Siswa, User Interface, UX Audit