Abstract :
Teknologi informasi menjadi suatu alat yang berperan dalam membantu berbagai bidang kehidupan. Saat ini proses penentuan siswa teladan di SMK N 1 Nglipar masih dilakukan secara manual dengan beberapa kendala dan cenderung memakan waktu yang relatif lama. Untuk menyelesaikan masalah ini adalah menggunakan metode simple additive weighting yang berbasis sistem pendukung keputusan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi perusahaan atau lembaga pendidikan. Maka perlu pembentukan suatu teknologi informasi berbasis problem solving untuk menentukan siswa telada melalui perangkingan dengan metode simple additive weighting sehingga hambatan yang dimiliki oleh siswa dapat diminimalisir dengan memnggunakan metode berbasis SPK.
Memanfaatkan pembobotan tiap alternatif sehingga ini relevan dengan sistem penilaian yang berbasis pemilihan siswa teladan. Dimana penggunaan metode yang relevan akan berbanding lurus dengan kompleksitas sistem sehingga metode saw ini akan mengurangi kompleksitas namun tanpa mengurangi hasil yang pembobotan.
Kata kunci : siswa teladan, simple additive weighting, spk, saw