DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN PADA SINUS PARANASAL (SPN) PADA MODALITAS PESAWAT RADIOGRAFI KONVENSIONAL DAN CT SCAN
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
Author
GIOVANY, ARIESMA GITHA
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2023-01-27 04:05:55 
Abstract :
Latar Belakang : Pemeriksaan radiografi berperan penting dalam menentukan diagnosa dan memantau beberapa hasil perawatan yang dilakukan. Computed Tomography Scanning (CT-Scan) merupakan bagian dari pemeriksaan radiodiagnostik yang dapat menampilkan gambaran anatomi tubuh dalam bentuk slice. Radiografi adalah proses dan prosedur memproduksi radiografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan hasil pemeriksaan Sinus Paranasal dengan menggunakan CT Scan dan Radiografi Konvensional. Metode : Penelitian ini merupakan studi literature yang merangkum beberapa literatur yang relevan. Data diperoleh dari tiga jurnal dalam cakupan internasional. Hasil Penelitian : Menurut Shah, dkk (2018), CT Scan adalah teknik pencitraan yang paling tepat diandalkan, sedangkan Radiografi Konvensional Sinus Paranasal merupakan pemeriksaan yang cepat, aman, murah, dan mudah. Menurut Alrehaily, dkk (2019), peran Radiografi Konvensional menempati urutan kedua setelah CT Scan dan memiliki peran yang terbatas dalam manajemen sinusitis. Menurut Ahmed, dkk (2016) Teknologi pencitraan modern seperri CT Scan memberikan hasil yang lebih baik daripada radiologi polos atau konvensional. Menurut Penulis, pemeriksaan Sinus Paranasal menggunakan CT Scan memang lebih baik daripada konvesional untuk sinusitis karena lebih dapat menegakkan diagnosa. Kesimpulan : CT lebih baik daripada Radiografi Konvensional dalam mendiagnosis sinusitis karena memberikan lebih banyak detail dan menunjukkan bagian-bagian yang tidak muncul di Radiografi Konvensional. 
Institution Info

UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG