Abstract :
Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam mengukur derajat kesehatan suatu negara, dimana status kesehatan ibu dan anak dapat di lihat dari angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Kemudian tingginya kasus kesakitan dan kematian ibu di banyak negara berkembang, terutama disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan, eklamsia, sepsis dan komplikasi keguguran (Triana, 2015). Sehingga mempengaruhi kecemasan atau anxietas yaitu rasa khawatir, takut yang tidak jelas akibatnya. Maka tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat kecemasan suami dalam mendampingi istri bersalin primigravida kala I. Subyek penelitian adalah 4 responden pada suami yang mendampingi istri saat persalinan dengan kriteria responden suami yang sedang mendampingi istri bersalin kelahiran pertama, suami yang sadar penuh serta kooperatif, dan dapat membaca tidak buta aksara. Hasil studi menunjukkan bahwa ke 4 responden didapatkan hasil 2 responden mengalami kecemasan, responden 1 mengalami kecemasan ringan dengan usia 35 tahun skore tingkat kecemasan 45, responden 2 mengalami kecemasan sedang dengan usia 35 tahun skore tingkat kecemasan 60, responden 3 tidak mengalami kecemasan dengan usia 31 tahun skore tingkat kecemasan 43, dan responden 4 tidak mengalami kecemasan dengan usia 38 tahun skore tingkat kecemasan 23.