Abstract :
Latar belakang : Demam merupakan peningkatan suhuh tubuh di atas normal yang sering ditemui pada anak. Hal ini menandakan adanya infeksi virus, bakteri atau penyakit serius lainnya. Setiap tahun terdapat 100 bayi yang berusia kurang dari 12 bulan meninggal karena infeksi. Jumlah tersebut dapat dikurangi jika dilakukan peningkatan pengetahuan dalam penanganan demam. Penanganan demam pada anak dapat dilakukan secara farmakologi. Salah satu intervensi non farmakologi adalah tepid sponge yang menggabungkan teknik blok dan seka
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh tepid sponge terhadapa penurunan suhu tubuh pada anak usia pra sekolah yang menggalami demam di lingkungan sekitarnya di kota baucau
Metode : jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi speriment dengan rancangan pre and post test without control group. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling.
Sampel penelitian berjumlah 16 responden. Data dianalisis menggunakan uji T berpasangan.
Hasil : Responden penelitian terbanyak berjenis kelamin perempuan dengan 68,8%, usia responden adalah usia pra sekolah yang berjumlah 25% dan usia sekolah sebanyak 75%. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji T berpasangan yang menunjukkan terjadi perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p=0,001 (p<0,05).
Kesimpulan : ada pengaruh tepid sponge terhadap perubahan suhu tubuh anak pra sekolah yang mengalami demam di lingkungan sekitar kota Baucau