Institusion
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
Author
Purwandi, Purwandi
Subject
RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Datestamp
2023-01-02 08:10:14
Abstract :
Diabetes adalah penyakit metabolik yang dapat mempengaruhi hampir setiap sistem organ dalam tubuh. Diperkirakan jumlah penderita Diabetes melitus di Indonesia sekitar 17 juta orang atau 8,6 persen dari jumlah penduduk dan menduduki urutan terbesar ke-4 setelah India, Cina, dan Amerika Serikat (AS). Penyakit diabetes dapat dideteksi lebih awal dengan melakukan pemeriksaan darah secara teratur dan rutin di laboratorium. Oleh karena itu, untuk memudahkan pemeriksaan sampel darah maka perlu direkayasa suatu alat yang dapat mengukur konsentrasi gula darah yang lebih praktis dan akurat dengan menggunakan prinsip spektroskopi. Prinsip spektroskopi didasarkan pada absorbsi sinar oleh molekul sehingga terjadi proses eksitasi dan de-eksitasi elektron pada molekul sehingga dapat dilakukan pengukuran spektrum absorbsi dari suatu senyawa. Dengan dirancangnya alat ini, diharapkan pengukuran kadar gula darah dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Hasil dari test poin dan akurasi alat pengukur gula darah ini test poin pada output dioda bridge sebesar 14,36 V. Keluaran IC 7812 sebesar 11,84 V dan keluaran pada IC 7805 sebesar 5,06 V. Pada keluaran buzzer on sebesar 0,478 V dan buzzer off sebesar 10,70 V. dan pada hasil perbandingan alat pengukur kadar gula darah berbasis mikrokontroler ATmega 8535 dengan alat GDS Set, pada percobaan 1 mendapatkan hasil PK sebesar 0 %, pengukuran percobaan 2 sebesar 0,02 %, pengukuran percobaan 3 sebesar -0,01 %.