Abstract :
Latar Belakang : Fraktur ialah istilah perpatahan atau rusaknya suatu tulang dari hilangnya kontinuitas, baik yang bersifat total maupun sebagian yang disebabkan oleh trauma. Fraktur femur sering dikaitkan dengan diskontinuitas batang femur yang mungkin diakibatkan oleh trauma langsung. Adapun tanda dan gejala Fraktur yaitu : edema, deformitas, nyeri pada paha yang Fraktur,dan krepitasi. dalam beraktivitas pasien Fraktur sering kali mengandalkan orang lain bahkan untuk kebutuhan dasar. masalah sistem muskuloskeletal berdampak signifikan pada orang lain, keluarga, masyarakat dan juga negara karena hal itu mengurangi produktivitas individu. sehingga dibutuhkan peran Fisioterapi dalam proses penangan fraktur femur.
Metode : Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan pendekatan studi kasus mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Modalitas yang diberikan adalah Modalitas Infrared dan Terapi Latihan.
Tujuan : Untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada post orif fraktur femur
1/3 distal sinistra dengan Infra Red dan terapi latihan.
Hasil Penelitian : Pemberian intervensi yang berupa Infra red dan Terapi latihan yang berupa, passive active exercise dan hold relax. Pada Fraktur femur 1/3 distal sinistra. Dapat menghilangkan rasa nyeri, mengurangi edema,meningkatkan lingkup gerak sendi, meningkatkan kekuatan otot, serta meningkatkan kemampuan fungsional pada ekstremitas bawah.
Kesimpulan : Setelah dilakukan terapi sebanyak 5 kali, hasil yang didapatkan yaitu adanya penurunan derajad nyeri, penurunan edema, terdapat peningkatan kekuatan otot, peningkatan lingkup gerak sendi, dan peningkatan aktifitas fungsional.