DETAIL DOCUMENT
PROSEDUR PEMERIKSAAN VERTEBRA CERVICAL PADA KLINIS CERVICAL SYNDROME DI INSTALASI RADIOLOGI RS PANTI WILASA dr CIPTO SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
Author
PUTRA, IGLAS TAHTA WAHYU
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2023-10-12 08:11:39 
Abstract :
Latar Belakang : Cervical syndrome adalah merupakan suatu kondisi yang tidak normal yang di akibatkan iritasi atau penekanan akar saraf cervical karena trauma. Menurut Lampigano dan Kendrick (2018), untuk kasus cervical syndrome dilakukan pemeriksaan foto vertebrae cervical dengan menggunakan proyeksi AP Axial, Lateral, Oblique dengan arah sinar 15-20° cezphalad. Sedangkan di Instalasi Radiologi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang menggunakan proyeksi RPO dan LPO dengan arah sinar horizontal tegak lurus. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui prosedur, alasan penggunaan proyeksi RPO dan LPO dan penggunaan arah sinar tegak lurus pada kasus syndrome cervical di Instalasi Radiologi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan metode deskriptif, dilakukan di Instalasi Radiologi Instalasi Radiologi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April - Mei 2023. Pengumpulan data dilakukaan dengan cara observasi, wawancara mendalam dengan satu orang dokter spesialis radiologi dan dua radiografer serta dokumentasi. Pengelolan dan analis data yang akan penulis peroleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dianalisa dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil Penelitian: Prosedur Pemeriksaan radiografi cervical dengan klinis syndrome di Instalasi Radiologi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang pasien diberi penjelasan tentang jalannya pemeriksaan dan pasien harus melepas benda-benda logam seperti kalung dan anting. Sedangkan proyeksi yang di gunakan pada cervical syndrome di Instalasi Radiologi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang hanya menggunakan proyeksi RPO dan LPO karena menyesuaikam permintaan dari dokter dan sudah bisa melihat foramen intervertebralis. Pada proyeksi RPO dan LPO menggunakan arah sinar horizontal tegak lurus untuk memudahkan radiografer untuk memposisikan pasien dan hasil gambaran sudah bisa terlihat foramen intervertebralis. Kesimpulan: Prosedur pemeriksaan cervical pada kasus Syndrome di Instalasi RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang menggunakan proyeksi RPO dan LPO dengan arah sinar horizontal tegak lurus untuk memudahkan radiografer memposisikan pasien dan hasil gambaran sudah bisa terlihat foramen intervertebralis. 
Institution Info

UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG