Abstract :
Latar Belakang : Bronchopneumonia merupakan infeksi akut pada saluran pernapasan bagian bawah pada paru-paru, yang secara anatomi mengenai lobus paru mulai dari parenkim paru sampai perbatasan bronkus yang dapat disebabkan oleh bermacam-macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur, dan benda asing. Terapi yang di berikan pada kasus ini dengan menggunakan infra red bertujuan untuk merelaksasi otot-otot pernapasan dan juga memperlancar sirkulasi darah.postural drainage bertujuan untuk mengalirkan mucus dari berbagai segmen dalam paru menuju ke saluran napas yang lebih besar dengan bantuan gravitasi. Tapotement bertujuan untuk mengalihkan sputum dari paru-paru..manfaat deep breating exercise untuk melatih agar pernapasan,menjadi lebih baik dan menjaga kebugaran tubuh dan untuk relaksasi serta untuk membantu metabolisme tubuh. Metode :.Untuk mengetahui penatalaksanaan infra red, postural drainage dan breathing exercise pada bronchopneumonia. Hasil penelitian : Penatalaksanaan fisioterapi pada bronchopneumonia dengan modalitas infra red, postural drainage dan breathing excercise yang telah dilakukan berpengaruh terhadap sesak napas, penurunan sputum dan penurunan spasme otot, berkurangnnya batuk,penurunan nyeri. Kesimpulan : infra red, postural drainage dan breathing exercise dan edukasi kepada pasien dapat mengurangi sesak napas, tidak terdengar lagi suara ronki, dapat mengurangi nyeri, dapat mengurangi spasme otot, dapat mengeluarkan sputum serta berkurangnya batuk. Keberhasilan terapi juga membutuhkan kerja sama yang baik antara pasien dengan terapis