Abstract :
Ulkus Diabetik merupakancidera lokal pada kulit atau jaringan yang memerah dan
kehitaman berbau busuk yang terasa nyeri akibat sumbatan dari pembuluh darah sedang
atau besar di tungkai. Nyeri merupakan sensori subjektif dan emosional yang baru saja
muncul dan kemungkinan dalam jangka waktu yang terbatas yang didapat terkait dengan
kerusakan jaringan aktual maupun potensial. Pasien ulkus diabetik yang mengalami nyeri
perlu diberikan stimulus, salah satunya dengan pemberian terapi humor. Humor merupakan
salah satu kegembiraan di dalam hati yang memiliki pengaruh positif bagi penglihat
maupun pendengarnya. Tujuan studi kasus ini untuk menurunkan intensitas nyeri pasien
saat melakukan perawatan luka diabetik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan
menggunakan metode pendekatan one grup pretest posttest. Subjek dalam penelitian ini
adalah 2 responden pasien ulkus diabetik dengan kriteria pasien dengan ulkus
diabetik,pasien dengan kesadaran composmentis, pasien yang memiliki keluhan nyeri 4-6,
pasien kooperatif dan pasien yang bersedia menjadi responden dengan mendatangani
informed Consent. Hasil studi menunjukan bahwa ada perubahan pada intensitas skala
nyeri berat berkurang menjadi ringan setelah pemberian terapi humor. Rekomendasi perlu
konsisten perawat pengawasan dalam melakukan terapi humor untuk meningkatkan
kesehatan pasien.