Institusion
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
Author
WAHYUNINGSIH, INDRIANA DWI
Subject
RT Nursing
Datestamp
2022-03-25 06:26:20
Abstract :
Fraktur adalah rusaknya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh tekanan
eksternal yang datang lebih besar dibandingkan dengan apa yang dapat diserap oleh
tulang. pada klien post ORIF jarang yang dilakukan mobilisasi oleh perawat, karena
ketidaktahuan klien juga akan pentingnya mobilisasi klien justru takut melakukan
mobilisasi sehingga berdampak pada klien post ORIF seperti bengkak, kekakuan sendi,
nyeri, dan pucat pada anggota gerak yang di operasi yang akibatnya munculnya
Hambatan mobilitas fisik. Tujuan studi kasus ini Menyusun resume asuhan keperawatan
(pengkajian, diagnosa, keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi) dalam
penerapan latihan ROM aktif untuk mengatasi hambatan mobilitas fisik pada pasien
fraktur. Subyek dari studi kasus ini ada dua pasien dengan kriteria inklusi dalam studi
kasus ini adalah pasien post ORIF hari ke 1-3 sebanyak dua pasien, pasien kondisi sadar
penuh. Laki-laki atau perempuan yang berusia 18-55 tahun, pasien tidak mengalami
gangguan pendengaran (tuli), pasien kooperatif. Hasil studi menunjukan bahwa ke 2
responden didapatkan hasil pasien I dan pasien II yang telah dilakukan penerapan latihan
ROM aktif mengalami peningkatan dalam rentang pergerakan sendi. Disimpulkan bahwa
latihan ROM aktif dapat mengatasi hambatan mobilitas fisik pada pasien fraktur.