Abstract :
ABSTRAK
Nama : Sylvania Martheliani
Judul Laporan Akhir Studi : Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Kesehatan
Daerah (SIKDA) di Puskesmas Merdeka Kota Palembang.
14 Lampiran depan + 72 Halaman + 1 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran Akhir
Latar Belakang : Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang telah
berpengaruh besar bagi perubahan pada semua bidang, termasuk bidang Kesehatan.
Pemerintahan daerah sangat mendukung perkembangan teknologi, sistem yang
disediakan pemerintah guna meningkatkan pelayanan ialah SIKDA. Puskesmas
Merdeka Kota Palembang telah menggunakan SIKDA, namun masih dalam tahap
pengembangan agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan yang merupakan kunci
utama berhasil atau tidaknya suatu sistem informasi.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Unit analisis
penelitian ini adalah aplikasi SIKDA di Puskesmas Merdeka Kota Palembang.
Subjek penelitian adalah orang-orang yang terlibat dalam pengelolaan sistem
informasi berjumlah enam orang. Objek penelitian adalah sistem informasi
Kesehatan daerah (SIKDA) di Puskesmas Merdeka Kota Palembang. Pada
penelitian akan menggunakan model sukses DeLone dan McLean menggunakan
enam indikator untuk mengukur implementasi SIKDA pada pengguna dalam
menerapkan sistem informasi Kesehatan daerah pada Puskesmas Merdeka Kota
Palembang.
Hasil Penelitian : Evaluasi implementasi SIKDA ditinjau dari aspek kualitas
sistem, kualitas informasi maupun kualitas layanan ditemukan bahwa sistem
informasi kesehatan daerah pada Puskesmas Merdeka belum dapat dilaksanakan
oleh setiap petugas di unit layanan maupun apotik, tidak terdapat tenaga teknis
khusus yang mengelola sistem informasi serta belum ada pelatihan atau sosialisasi
lanjutan. Dari aspek penggunaan terdapat beberapa perangkat yang rusak serta
sistem informasi yang tidak diperbaharui yang mempengaruhi aspek kepuasan
pengguna dan manfaat sistem yang tidak dapat dirasakan.
Kesimpulan : Dari enam indikator untuk mengukur implementasi SIKDA pada
Puskesmas Merdeka Kota Palembang yakni kualitas sistem, kualitas informasi,
kualitas layanan, pengguna, kepuasan pengguna dan keuntungan sistem masih
kurang dirasakan akibat keberadaan sistem informasi kesehatan daerah yang tidak
terintegrasi.