Abstract :
Pasien yang melakukan pembedahan operasi sectio caesarea biasanya mengeluhkan nyeri
pada daerah yang dilakukan pembedahan. Nyeri adalah sensori subjektif dan pengalaman
emosional yang tidak menyenangkan berkaitan dengan kerusakan jaringan yang aktual
dan potensial. Strategi penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan menggunakan pendekatan
non farmakologi seperti relaksasi benson karena relaksasi benson dapat menghambat
aktivitas saraf simpatik yang mengakibatkan penurunan terhadap konsumsi oksigen oleh
tubuh selanjutnya otot-otot tubuh menjadi rileks sehingga menimbulkan perasaan tenang
dan nyaman. Tujuan studi kasus ini menyusun resume asuhan keperawatan (pengkajian,
diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi) dalam pemberian
Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Postoperasi Sectio
Caesarea. Subyek dari penelitian ini adalah dua pasien dengan kriteria inklusi pasien
postoperasi hari pertama dengan anestesi spinal dari tingkat nyeri sedang sampai berat
usia 19-41 tahun yang bersedia menjadi responden. Implementasi yang diberikan berupa
relaksasi benson selama 2 hari dengan frekuensi 2 kali sehari (pagi dan sore) selama 10-
20 menit. Hasil studi kasus responden I dari skala nyeri 7 mengalami penurunan menjadi
4, sedangkan responden II dari skala nyeri 5 mengalami penurunan menjadi 3.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa relaksasi benson dapat menurunkan
nyeri pasien postoperasi sectio caesarea sehingga diharapkan pasien dapat melakukan
tindakan relaksasi benson untuk menurunkan nyeri.