Abstract :
Demam tifoid merupakan suatu penyakit diakibatkan oleh bakteri yang menyebabkan
demam dan menyerang saluran pencernaan. Kecemasan merupakan suatu perasaan yang
berlebihan terhadap kondisi ketakutan, kegelisahan, bencana yang akan datang,
kekhawatiran, atau ketakutan ancaman nyata atau yang dirasakan. Pasien anak yang
mengalami kecemasan perlu diberikan penerapan art therapy dengan menggambar. Art
therapy adalah bentuk terapi yang ekspresif menggunakan proses kreatif melalui media
seni sebagai bentuk/simbol komunikasi dan hubungan yang bersifat professional. Tujuan
studi kasus ini untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak dengan demam tifoid.
Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dengan metode pendekatan one grup pretest
posttest. Subyek penelitian ini menggunakan dua responden pasien demam tifoid dengan
memenuhi criteria inklusi, responden yang composmentis, responden yang pertama kali
masuk rumah sakit, responden yang hobi menggambar, responden yang berumur 5-12
tahun. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua responden yang telah diberi penerapan art
therapy dapat mengalami penurunan tingkat kecemasan meskipun belum signifikan
tingkat penurunan kecemasan tersebut.