DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
Author
PRAYOKO, ZELIKA SEPTIA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-10-29 07:25:10 
Abstract :
ABSTRAK Latar Belakang: Perubahan gaya hidup terutama di kota-kota besar menyebabkan meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif, salah satunya diabetes melitus (DM) tipe II yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dalam urine karena produksi dan fungsi insulin tidak berjalan seharusnya. Oleh karena itu, perlu tindakan untuk mengendalikan kadar glukosa darah agar tidak membahayakan keselamatan pasien. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah terapi relaksasi autogenik yang membantu merelaksasi tubuh dan pikiran. Penelitian ini mengkaji mengenai penerapan relaksasi autogenik terhadap ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe II. Metode: Menggunakan metode studi kasus dengan rancangan pretest-posttest dengan dua responden yang memiliki diagnosa DM tipe II di RS Permata Medika Semarang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pemeriksaan fisik, observasi, dan data rekam medis responden. Intervensi dilakukan yaitu dengan memantau tanda dan gejala hiperglikemia, memonitor kadar gula darah, menganjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan manis, serta memberikan terapi relaksasi autogenik selama 1 kali selama 15-20 menit dengan 3 hari kunjungan. Hasil penelitian: Setelah diberikan terapi relaksasi autogenik, kadar glukosa darah kedua responden mengalami penurunan 14mg/dl sampai 15mg/dl serta keluhan lelah lesu menurun. Kesimpulan: Terapi relaksasi autogenik dapat membantu mengatasi masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe II. 
Institution Info

UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG