Abstract :
ABSTRAK
Ivik Malichaturofi?ah
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT KECEMASAN
PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI
HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PERMATA MEDIKA SEMARANG
xvii + 134 Hal + 10 Tabel + 3 Gambar + 17 Lampiran
Latar Belakang : Gagal ginjal kronik, pada tahap ini ginjal kehilangan hampir
seluruh kemampuan kerja optimalnya, untuk menjamin kelangsungan hidup
penderita, terapi hemodialisa diperlukan. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani
hemodialisa sering mengeluh tentang efek psikologis seperti kecemasan yang dapat
disebabkan oleh masa penderitaan yang panjang atau seumur hidup dan
mempengaruhi mekanisme koping pasien. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui
hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif
dengan metode asosiatif korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah
sampel sebanyak 33 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive
sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mekanisme koping adalah kuesioner
Jalowic Coping Scale dengan nilai validitas 0,70-0,84 untuk nilai reliabilitas 0,886
dan tingkat kecemasan adalah kuesioner STAI (State Trait Anxiety Inventory)
dengan nilai validitas 0,73 dan 0,85 untuk nilai reabilitas 0,87 dan 0,81. Teknik
analisa data yang digunakan uji Rank Spearman.
Hasil : Hasil uji statistik rank spermean didapatkan nilai keeratan hubungan (r)
sebesar 0,648 dengan nilai signifikan menunjukkan p value 0,000 (p?0,05), maka
H0 ditolak yang berarti antar variabel terdapat hubungan yang signifikan.
Kesimpulan : Ada hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan
pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di rumah sakit permata
medika semarang.